Tag Archives: profit

Dollar Lemahkan Emas

Dollar Lemahkan Emas

Emas melemah di sesi London, tertekan oleh penguatan dollar AS yang berhasil menggerogoti daya tarik logam mulia. Dollar perkasa setelah serangkaian data tenaga kerja, manufaktur, dan kepercayaan konsumen isyaratkan berlanjutnya momentum pemulihan ekonomi AS. “Tangguhnya performa dollar pasca membaiknya data ekonomi AS cukup menekan kinerja emas,” ujar Mark Pervan, analis ANZ Banking Group.

Fokus malam ini adalah data tenaga kerja AS dimana non-farm payrolls diprediksi bertambah sebanyak 123.000 untuk bulan Oktober; lebih baik dari publikasi sebelumnya 114.000. “Jika data non-farm lebih baik dari prediksi maka ini tentunya akan menambah tekanan bearish untuk emas karena akan mengurangi harapan akan tambahan pelonggaran moneter lebih lanjut dari Federal Reserve,” tutur Nick Trevethan, strategis komoditas ANZ. Analis teknikal Reuters, Wang Tao, juga memperkirakan harga emas dapat turun menguji 1695, level rendah 24 Oktober.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Emas Turun Tajam Pada Hari Jumat

Emas Turun Tajam Pada Hari Jumat

Emas terperosok lebih dari satu persen pada hari Jumat, ini merupakan penurunan harian terbesar dalam lebih dari tiga bulan, menembus level jual teknikal dan turun tajamnnya pasar ekuitas AS yang memperbaharui ketidakpastian ekonomi.Bullion sempat menembus kebawah area support kunci moving average 50-hari. Anjloknya emas telah menghapus penguatan emas akhir-akhir ini setelah setelah Federal Reserve pada awal September meluncurkan putaran ketiga pelonggaran kuantitatif untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi.

“Orang-rang yang menginginkan QE mengharapkan terjadinya kenaikan yang signifikan untuk keluar dari pasar,” kata Frank McGhee, kepala pedagang logam mulia di Integrated Brokerage Services LLC.” Semakin lama kita tidak membuat harga tertinggi baru, maka banyak orang-orang yang mulai kebingungan tentang kemana arah perdagangan emas,” kata McGhee.

Tinggalkan komentar

Oktober 21, 2012 · 4:52 am

Aksi Profit Taking Kembali Tekan Emas Paska Retail Sales AS

Aksi Profit Taking Kembali Tekan Emas Paska Retail Sales AS

Harga Emas berjangka terpantau dalam tekanan jual setelah sempat rebound jelang pembukaan sesi Wall Street hari Senin dan menyentuh level terendah 3 minggu baru akibat tekana aksi profit taking paska data ekonomi AS.

Terpantau sejauh ini harga Emas masih mendekati level teknikal psikologis 1740, turun dari level 1780 pada sesi perdagangan Eropa. Harga spot Emas yang terakhir masih -0.66% di level $1,742.19 per troy ons.

Sesi perdagangan Asia dan Eropa, sentimen market diwarnai respon positif inflasi China yang turun dibawah estimasi sehingga memicu spekulasi diantara para pelaku pasar bahwa bank sentral China lebih leluasa memangkas kebijakan moneternya.

Selain itu juga terdapat laporan surplus neraca perdagangan China selama bulan September yang positif dan mengindikasikan permintaan domestik China kembali meningkat.

Selanjutnya para investor masih menunggu data GDP Q3 dari China yang akan dirilis hari Kamis. Selain itu perkembangan utang sovereign Eropa khususnya Yunani juga akan menjadi fokus pekan ini, karena para pejabat Uni Eropa masih belum menyepakati paket bantuan tahap selanjutnya.  Dikombinasi juga oleh ketidakpastian bailout Yunani, sehingga mood para investor cenderung melakukan profit taking sembari menanti data terbaru.

Katalis negatif Emas lainnya adalah laporan retail sales AS yang naik 1.1% dibanding estimasi 0.7%, selain laporan bulan sebelumnya juga direvisi naik menjadi 1.2%. Data positif ini memperkuat data-data ekonomi AS sebelumnya di sektor tenaga kerja dan manufaktur yang menunjukkan momentum positif sehingga memicu ketakutan baru bahwa program QE3 hanya berjalan sampai bulan Desember, lebih pendek dibanding harapan sebelumnya.

Secara teknikal, sentimen bullish di Emas mulai menyusut setelah sentuh level terendah 3-minggu, tembus lagi diatas area 1780 baru bisa mengembalikan skenario bullish tetap kuat. Sementara target bearishnya tampak di area 1738 & 1735.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Protect Your Profit!

Apa yang paling Anda harapkan dari aktifitas trading di pasar keuangan? Profit! Tentunya itulah kata pertama yang muncul dalam benak anda.

Dalam dunia trading, kombinasi antara profit dan kerugian merupakan konsekuensi yang lazim. Namun bukan berarti Anda membiarkan mekanisme pasar menentukanreturn Anda. Tentunya Anda ingin memaksimalkan trading sehingga rekening investasi tetap menghasilkan keuntungan optimal.
Demi mencapai tujuan tersebut, beberapa langkah yang harus dipersiapkan yakni:
  • menentukan sistem trading yang handal (posisi masuk, target profitstop loss dan sebagainya)
  • menentukan manajemen resiko, dan
  • menyiapkan psikologi trading.
Pada kali ini, pembahasan terpusat pada seluk beluk manajemen resiko agar Anda bisa meraih hasil maksimal.  Walaupun traders telah menerapkan sistem trading yang handal, ada kalanya mereka tidak kunjung berhasil mendapat return yang memuaskan. Profit di depan mata bisa hilang seketika, hanya karena harga yang tercapai kurang 1 poin saja dari target labayang ditetapkan.
Lalu, bagaimana cara Anda menyiasatinya? Terdapat beberapa trader yang menggunakan cara spesifik, yaitu menggunakan 3 lot untuk membuka posisi. Masing-masing lot memiliki target profit dan stop loss yang dibedakan untuk memaksimalkan hasil trading.
Contoh:
Trader A, dengan sistem trading breakouts, membuka posisi buy XAUUSD di level 1.760.00 pada tanggal 27 september 2012. Trader tersebut langsung membuka 3 posisi pada level yang sama di saat yang hampir bersamaan. Lot 1 menggunakan target profit (TP) 300 poin dan stop loss (SL) 600 poin. Lot 2 menggunakan TP 600 poin dan SL 600 poin. Lot 3 hanya diberikan SL 600 poin.
Pada titik ini, saat harga sudah mencapai +300, lot 1 ditutup dengan profit 300 poin. Kini yang tersisa adalah lot 2 dan 3. Letak stop loss juga belum diubah. Kemudian pada saat harga mencapai +600 dari posisi buka, lot 2 ditutup dengan profit +600. Lalu letak stop loss ditarik dari -600 poin menjadi 0 poin atau sama dengan posisi buka. Dengan demikian untuk lot 3 tidak ada lagi kekhawatiran akan terjadinya kerugian, karena Anda telah memindahkan stop loss ke posisi break even dan Anda dapat membiarkan lot 3 ini bergerak bebas untuk mendapatkan profit sebesar-besarnya, sesuai dengan harapan.
Meskipun demikian, cara seperti ini juga memiliki kelemahan, yaitu bila ketiga lot yang Anda buka terpaksa harus mengenai level stop loss yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam hal ini, Anda harus mempertimbangkan besaran persentase dari margin, resiko maksimal per satu kali trading? Secara teoritis, rasio idealnya sekitar 13% dari margin yang Anda miliki dalam rekening trading.

Tentunya, manajemen resiko di atas tidak selalu relevan untuk diterapkan pada semua sistem trading. Anda harus menganalisa sistem trading dijalankan sebelum mencari manajemen resiko yang cocok. Semoga kiat ini berguna untuk mengasah kemampuan trading Anda.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Emas Melambung Seiring Tingginya Minat Para Investor

Emas masih terkonsolidasi cenderung menguat seiring dengan kenaikan arus modal pada ETF berbasis Emas dalam beberapa minggu terakhir ini akibat tingginya minat para investor untuk berlindung pada aset Emas mengantisipasi suntikan likuiditas dari berbagai bank sentral.

Terpantau sejauh ini harga Emas untuk kontrak bulan Desember menguat 0.40% ke level $1,769.11, mengakhiri pelemahan selama 3 hari berturut-turut.

Kepemilikan ETF berbasis Emas dilaporkan naik 13 metrik ton dalam dua hari terakhir, sementara arus modal yang masuk ke instrumen ETF berbasis Emas tersebut secara keseluruhan naik menjadi $7.7  milyar sepanjang Q3 2012, kinerja arus modal yang menuju ETF terbariknya sejak Q2 2010.

Dari sisi supply demand, permintaan Emas fisik dari India diekspektasikan mengalami peningkatan menjelang festival Diwali. 

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Jobless Claim AS Anjlok

Jobless Claim AS Anjlok

Jumlah pekerja AS yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun pekan lalu, pertanda positif untuk pasar kerja AS menyusul penurunan tingkat pengangguran ke level terendah sejak Januari 2009. baru-baru ini

Klaim pengangguran awal turun sebesar 30.000 menjadi 339.000 disesuaikan musiman dalam pekan yang berakhir 6 Oktober, dibawah estimasi para ekonom sebesar 365.000.

Rata-rata pergerakan klaim empat minggu – yang menghaluskan data mingguan yang cenderung volatile – jatuh ke 364.000, tingkat terendah sejak pekan yang berakhir 31 Maret.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Pelemahan Dolar Untungkan Emas

Pelemahan Dolar Untungkan Emas

Pelemahan dolar memicu aksi beli dan mendorong harga emas di sesi perdagangan Asia. Harga emas di $1,779.00 per troy ons, naik 0.2% dari level penutupan. Dalam laporannya, analis Triland Metals menyebutkan untuk jangka pendek, logam mulia mendapat dorongan dari penguatan saat ini setelah kemarin harga emas sempat turun.

“Peluang pelemahan kembali masih membayangi seperti yang terlihat dalam trend channel yang masih akan menguji level support,” jelasnya. Data pekerja AS pekan lalu yang melampaui estimasi masih menjadi fokus bagi pergerakan pasar emas. Investor bereaksi lebih sensitif pada indikator yang terjadi selama QE3. Sejak awal bulan September, emas telah naik dengan akumulasi hingga 5.2%. Gain emas terjadi pasca pengumuman stimulus dari bank sentral Eropa, Asia dan juga AS.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Emas Jatuh Akibat Pudarnya Peluang Stimulus

Emas Jatuh Akibat Pudarnya Peluang Stimulus

Emas berjangka diperdagangkan melemah di awal pekan setelah Jumat lalu dilaporkan data tenaga kerja AS menunjukkan kejutan positif ditandai dengan anjlok level angka pengangguran AS menjadi 7.8% yang merupakan level angka pengangguran terendah sejak tahun 2009.

Data ekonomi AS yang positif tentunya menyusutkan peluang stimulus jangka panjang karena sebelumnya The Fed menyatakan bahwa stimulus hanya dikucurkan sampai terjadi pemulihan sektor tenaga kerja AS.

Departemen tenaga kerja AS melaporkan di hari Jumat pekan lalu bahwa angka pengangguran jatuh dibawah 8% untuk kali pertama sejak administrasi Presiden Obama.

Sentimen pengalihan resiko ke Dollar AS juga terpicu oleh ketidakpastian outlook fiskal di AS pada Q4 ini, bersamaan dengan adanya peluang downgrade rating kredit AS.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized