Tag Archives: derivatif

Emas Melemah Terkait Kembalinya Kekhawatiran Ekonomi

Harga emas bergerak turun hari Selasa, bergerak menuju kejatuhan terbesar bulannya sejak bulan Mei, setelah rilis earning korporasi yang mengecewakan dan saat para investor kembali menjual emas untuk menutup kerugian di pasar lainnya yang terpukul oleh ketidakpastian ekonomi global.

Emas Melemah Terkait Kembalinya Kekhawatiran Ekonomi

Emas menyentuh rendahnya dekat $1,704 per ouce dan sempat berada di angka $1,708.84, sedikit berubah dari hari Senin kemarin, dengan para dealer yang memperkirakan bahwa perdagangan logam mulia tersebut akan berada dalam kisaran yang sempit menjelang laporan Non-Farm Payroll AS hari Jumat ini.

Fed secara eksplisit mengatakan akan melanjutkan pembelian kembali obligasi berbasis hipotek untuk memulihkan kondisi tenaga kerja di AS.

Kontrak emas untuk bulan Desember naik $1.20 menjadi $1,709.90 per ounce.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Emas Menjauh Dari Level Tinggi 11 Bulan

Emas Menjauh Dari Level Tinggi 11 Bulan

Emas terkoreksi dari level tinggi 11 bulan apda hari Jumat sebelum ditutup dekat level rendah sesi seiring daya tarik emas sebagai alat lindung inflasi berkurang setelah penurunan diluar dugaan pada tingkat pengangguran AS ke level rendah 4 tahun dan harga minyak yang anjlok.

Emas yang juga menjadi safe-haven anjlok pasca data menunjukkan tingkat pengangguran AS diluar dugaan turun menjadi 7.8% di bulan September dan aspek lainnya pada nonfarm payrolls juga bagus. “Data payrolls memicu spekulasi stimulus Fed tidak akan berlanjut. Anjloknya harga minyak juga menurunkanresiko inflasi,” ucap Frank McGhee, kepala perdagangan emas pada Integrated Brokerage Services Llc. “Emas mungkin akan menjauh dari $1,800 saat ini,” ucap McGhee.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Gold: Tren Masih Bullish, Waspadai Gerakan Dekat 1773.99

Secara umum, pergerakan harga emas masih bertahan dalam area bullish trend dalam beberapa hari terakhir. Secara teknikal pada grafik 1-jam terlihat bahwa pergerakan harga emas saat ini tengah mengalami koreksi dan menguji area bullish trendline yang juga merupakan area support dikisaran 1773.99. Sementara itu kondisi CCI dan stochastic yang saat ini tengah mendekati area oversold berpeluang memicu terjadinya rebound dengan target pada kisaran 1784.78 hingga area 1791.45 jika area bullish trendline tersebut mampu bertahan dan sinyal bullish muncul pada area tersebut.

Sebaliknya, waspadai pecahnya area bullish trendline sebab hal tersebut berpotensi memicu terjadinya koreksi lanjutan menuju area support pada kisaran 1769.87 hingga area 1763.20.

Gold: Tren Masih Bullish, Waspadai Gerakan Dekat 1773.99

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Kenapa memilih trading emas derivatif

Ada 3 macam model investasi emas yaitu sistem gadai syariah, jual beli emas fisik model antam, dan trading emas online. Gadai syariah, biaya titip nya sangat mahal (biaya titip gadai emas di bank syariah adalah Rp 150 per gram per hari, jika 310gram maka Rp 46.500/hari ).

Jual beli emas fisik antam, ketika harga emas sedang turun, kita mau beli dibilang stoknya habis, kalau harga sudah terlalu tinggi secara tiba-tiba ada stok.

Terakhir adalah trading emas online. Modelnya kita beli kontrak emas lewat broker, emas fisiknya di simpan oleh Bullion Association di London. Harga emasnya mengikuti New York Merchantile Exchange (pasar komoditas emas terbesar di dunia) di Amerika. Kalau ini biaya titipnya lebih murah, harganya selalu up-to-date dan ga ribet, bisa trading dari rumah sewaktu – waktu.

Dari ketiganya itu, yg paling praktis saya adalah yg trading emas online. Dan musti hati-hati bila memilih broker. Bila pakai broker lokal Indonesia, biasanya butuh modal yg sangat besar (minimum 50 juta), bila pakai broker luar negeri biasanya bisa pakai modal yg lebih sedikit, asal yg paling utama adalah dana kita sama amannya.

Jika Anda mencari perlindungan aset anda terhadap inflasi atau mencari alternatif investasi, trading emas online dapat menjadi cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan Anda. Apalagi dengan meningkatnya angka inflasi dari tahun ke tahun yang berimbas kepada meningkatnya harga-harga, maka investasi emas banyak dilirik orang seperti halnya investasi properti.

Supply yang terbatas

Gold adalah mineral yang langka, jumlahnya pun sedikit. Meski gold tidak dapat habis seperti minyak, tapi peredaran gold biasanya diatur ketat oleh Bank Central masing-masing negara.

Permintaan yang terus meningkat

Meningkatnya perekonomian di negara-negara berkembang menyebabkan naiknya permintaan emas. Di berbagai negara berkembang, emas identik dengan suatu kultur budaya. India adalah salah satu pengkonsumsi emas terbesar di seluruh dunia. Ketika bulan Oktober tiba, biasanya banyak orang India yang menikah, dan mereka menggunakan banyak perhiasan untuk perayaan tersebut. Permintaan akan gold juga meningkat dikalangan investor. Disamping untuk alat investasi, gold juga dibutuhkan sebagai bahan baku di beberapa industri konduktor.

Diversifikasi portfolio / asset

Kunci dari diversifikasi adalah mencari investasi yang tidak terlalu dekat berhubungan antara satu dan yang lainnya. Dari sejarahnya, emas dipercaya mempunyai hubungan negatif dengan saham dan instrumen finansial yang lain. Pada dekade 80 dan 90an, adalah moment yang bagus untuk membeli saham, bukan gold. Namun pada tahun 2008 kemarin, adalah saat yang baik untuk gold, sedangkan saham jatuh.

Dari point-point diatas, maka tentunya kita bisa mengambil kesimpulan kapan waktu yang tepat untuk trading gold (XAU/USD) agar profitnya maksimal. Saat krisis global seperti ini, gold trading menjadi primadona di kalangan para trader.

Banyak orang bilang “Belilah emas, kamu tidak akan rugi”. Namun dalam trading, kita tetap memerlukan strategi dan timing yang tepat kapan kita akan buy / sell XAU/USD.

 

 

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Emas terkoresi dari titik tinggi 7 bulan

Emas melanjutkan koreksi turun dari titik tertingginya dalam 7 bulan terakhir di hari Senin, namun beberapa langkah stimulus dari bank sentral masih diekspektasi mampu membatasi pelemahan Emas terlampau berlebihan.

Secara keseluruhan Emas telah menguat lebih dari 10 persen dalam 5 minggu terakhir ini, dan sekaligus membukukan penguatan terbesar sejak September 2011, setelah The Fed & ECB mengumumkan langkah pelonggaran moneter untuk menopang ekonomi.

Kebijakan pelonggaran moneter sedemikian rupa masih memicu para investor untuk berlindung pada Emas demi menjaga resiko kenaikan inflasi jika terjadi pencetakan uang lebih banyak oleh bank sentral. Selain itu kondisi tingkat suku bunga rendah juga turut membantu daya tarik emas.

Kebanyakan analis masih melihat pelemahan Emas saat ini bersifat sementara, dengan target kenaikan ke level $1,950 masih cukup potensial.

Terpantau sejauh ini harga spot Emas melemah -0.77% di level $1,759.18, setelah meraih titik tertinggi intraday di $1,772.15 dan level terendah hariannya di $1,755.99.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized